Nasreddin dan Profesor

Nasreddin, Si Pria Pintar

oleh: Sugeng Hariyanto

diterjemahkan oleh: Ferryanto

Nasreddin dan Profesor

Suatu hari seorang profesor yang sangat cerdas mengunjungi kota dimana Nasreddin tinggal. Profesor itu sangat terkenal di seluruh negeri karena pengetahuannya tentang banyak hal. Tidak seperti warga negeri lain, Nasreddin meragukannya dan mau mencoba dia.
Dia bertemu profesor itu dan berkata, "Profesor, Saya mau menanyakan Anda sebuah pertanyaan."
"Teruskan," jawab si profesor.
"Kita harus membuat sebuah perjanjian dulu. Jika Anda tidak dapat menjawab pertanyaanku, Anda harus membayarku 10 koin. Lalu Anda dapat menanyakanku sebuah pertanyaan. Jika Saya tidak dapat menjawab pertanyaan Anda, Saya akan membayar Anda satu koin," Nasreddin menjelaskan.
Si profesor berkata dengan cepat, "Itu tidak adil!"
"Ya, itu cukup adil karena Anda sangat terpelajar, tahu banyak segala sesuatu. Sementara Saya tidak berpendidikan dan bukan seorang profesor," kata Nasreddin.
Profesor berpikir sementara dan akhirnya dia setuju.
Nasreddin tersenyum dan berkata, "Apa sebutan Anda pada seekor binatang yang mempunyai tiga kaki?"
Si profesor berpikir untuk waktu yang cukup lama sementara tangan kanannya sedang menyeka keningnya yang botak. Akhirnya dia berhenti, "Saya tidak tahu. Saya berhenti, Nasreddin".
Dia memberi Nasreddin 10 koin. Lalu dia menanyakan Nasreddin pertanyaan yang sama, "Sekarang giliranku. Nasreddin, apa sebutanmu pada binatang yang mempunyai tiga kaki?"
"Saya tidak tahu juga, Profesor," jawab Nasreddin dengan cepat, sambil menyerahkan satu koin ke profesor. Dia menaruh sisanya ke dalam sakunya dan pergi.

Back