oleh: Sugeng Hariyanto
diterjemahkan oleh: Ferryanto
Mimpi Indah
Suatu malam Nasreddin bermimpi sesuatu yang sangat indah. Ketika dia sedang duduk sendiri dekat jalan, seseorang mendekatinya. Pria itu terlihat sangat baik dan kaya. Dia memberi sebuah koin emas pada Nasreddin. Dia memberi satu lagi dan lagi hingga ada sembilan koin. Kemudian dia berhenti memberi koin lagi.
Nasreddin tahu bahwa ada satu koin lagi tertinggal di tangan pria itu. Dia berkata, "Tolong, berikan saya koin lainnya sehingga saya punya sepuluh koin."
Pria itu menggelengkan kepala. Tapi Nasreddin mendesaknya, "Tolong Berikan saya satu lagi, Berikan saya satu lagi!"
Pria itu menggelengkan kepalanya lagi.Nasreddin ingin menonjok pria itu. Ketika ia mengayunkan tangannya, ia bangun. Dia membuka tangannya. Tentu saja, tidak ada koin sama sekali disana. Segera mungkin ia menutup matanya dan menangis, "Baiklah, baiklah! Kau tidak harus memberiku koin-koin lagi. Sembilan adalah cukup. Sekarang berikan mereka kembali padaku!"
Kembali
Nasreddin tahu bahwa ada satu koin lagi tertinggal di tangan pria itu. Dia berkata, "Tolong, berikan saya koin lainnya sehingga saya punya sepuluh koin."
Pria itu menggelengkan kepala. Tapi Nasreddin mendesaknya, "Tolong Berikan saya satu lagi, Berikan saya satu lagi!"
Pria itu menggelengkan kepalanya lagi.Nasreddin ingin menonjok pria itu. Ketika ia mengayunkan tangannya, ia bangun. Dia membuka tangannya. Tentu saja, tidak ada koin sama sekali disana. Segera mungkin ia menutup matanya dan menangis, "Baiklah, baiklah! Kau tidak harus memberiku koin-koin lagi. Sembilan adalah cukup. Sekarang berikan mereka kembali padaku!"
Kembali