Mengeringkan Laut

Abunawas Misi-Misi Mustahilnya

oleh: Sugeng Hariyanto

diterjemahkan oleh: Ferryanto

Mengeringkan Laut

Dua hari setelah Abunawas membungkus matahari, dia dipanggil ke istana lagi. Raja menyambutnya dengan hangat. Dia berkata, "Abu, kau sangat hebat. Kau dapat menaruh matahari dalam sebuah tas."
"Terima kasih, Yang Mulia."
"Laut kita telah dicemari. Kita akan dapat mencucinya ketika laut kering. Sekarang Saya mau kau untuk mengeringkan laut," kata raja.
Lalu Abunawas pulang. Di jalan dia melihat beberapa anak mencari ikan di sebuah parit kecil dekat jalan. Mereka mengeringkan lubang kecil dekat parit dengan ember. Abunawas tersenyum. Dia mendapat sebuah ide.
Pagi-pagi sekali esoknya suasana sangat ramai di sekitar istana. Banyak orang menggali beberapa lubang besar sekitar istana. Beberapa penjaga/pengawal meminta penjelasan Abunawas, tapi mereka diabaikan. Orang-orang meneruskan menggali lubang.
Penjaga/pengawal memberitahukan raja mengenai hal aneh yang terjadi disekitar istana.
"Ada apa?" tanya raja.
"Abunawas dan teman-temannya menggali banyak lubang di sekitar istana," lapor salah satu pengawal.
"Mengapa kau tidak memberhentikan mereka?" tanya raja.
"Mereka mengabaikan kami. Anda harus melihatnya sendiri, Yang Mulia," kata pengawal lain
Lalu raja keluar dari bangunan utama ke pekarangan. Dia terkejut ketika dia melihat pagar istana hampir jatuh. "Bawa kemari Abunawas," dia berteriak kepada salah satu pengawal.
Pengawal berlari ke Abunawas. "Abu, Abu ... raja memanggil kau!" dia berteriak.
"Gali lebih dalam! Lebih dalam!" Abunawas tetap memberi perintah seolah-olah dia tidak mendengar apapun.
Raja melihat Abunawas tidak memperhatikan pengawal. Dia berjalan menuju Abu sendiri.
"Abu, Abu ... stop!" teriak raja.
Abunawas berpura-pura terkejut. Dia memberi penghormatan dan berkata, "Ya, Yang Mulia". Lalu di meminta teman-temannya berhenti menggali.
Raja berkata, "Apa yang kau lakukan, Abu? Tidakkah kau tahu bahwa kau hampir menghancurkan istana? Saya dapat menghukum kau sekarang!"
"Yang Mulia, Saya barusan mengerjakan perintahmu," jawab Abunawas.
"Saya tidak pernah memerintahkan kau untuk menghancurkan istanaku milikku. Katakan apa yang kau kerjakan!" kata raja.
"Kami sedang membuat sebuah dam."
"Dam? Untuk apa itu?" tanya raja.
"Kemarin Anda memerintahkanku untuk mengeringkan laut. Dam untuk air laut. Jika Saya mengeringkan laut dan tidak membuat suatu dam untuk air, akan ada banjir besar di negeri ini," jawab Abunawas. "Jadi, hari ini kami membuat dam dan besok kami akan mengalirkan laut!"

Kembali