Mencuri Buah

Nasreddin, Pria Dengan Ribuan Ide

oleh: Sugeng Hariyanto

diterjemahkan oleh: Ferryanto

Mencuri Buah

Nasreddin sangat miskin. Dia tidak punya uang bahkan untuk membeli beberapa buah. Dia tahu bahwa tetangganya punya sebuah kebun yang kaya dengan pohon-pohon buah. Tapi kebun itu dikelilingi oleh pagar beton tinggi.
Nasreddin memanjat pagar dan melompat kedalam kebun. Dia memanjat pohon yang paling banyak berbuah. Dia mengambil beberapa buah dan meletakkan mereka kedalam tasnya. Tiba-tiba seseorang berkata, "Hi, Tuan. Apa yang kau lakukan disana? Ini kebunku, tidakkah kau tahu?"
Nasreddin takut dan malu. Dia menjawab, "Angin berputar besar menyapu saya kesini, Tuan. Saya tidak tahu apa yang harus dilakukan."
Pria itu tersenyum dan berkata, "Maafkan saya mengenai hal itu. Tapi mengapa kau mengambil buah-buahku?"
"Ketika angin berputar menyapu saya ke dalam kebun ini, Saya kehilangan keseimbangan keseimbangan dan mencoba memegang sesuatu. Dan Saya hanya dapat meraih buah-buah itu," jawab Nasreddin.
"Benarkah?" kata pria itu, "Lalu mengapa mereka ada dalam tasmu?"
Jawab Nasreddin, "Baiklah, itu yang sedang Saya pikirkan saat ini. Mengapa mereka ada dalam tasku?"

Kembali