oleh: Sugeng Hariyanto
diterjemahkan oleh: Ferryanto
Cincin
Salah satu teman dekat Nasreddin adalah seorang pedagang. Dia sering mengadakan perjalanan jauh dari kotanya. Suatu hari, dia mengunjungi Nasreddin untuk mengucapkan selamat tinggal sebelum dia mengadakan perjalanan panjang. Ketika dia melihat cincin emas yang indah milik Nasreddin dengan batu berharga didalamnya, dia mau memilikinya.
"Nasreddin!" katanya. "Adalah sungguh sulit untuk dipisahkan darimu. Saya selalu gelisah karena hanya kau teman dekatku di dunia ini. Jadi, tolong berikan padaku cincinmu. Kapanpun Saya lihat cincinmu, ketika saya jauh., Saya akan selalu mengingat kau dan merasa dekat padamu."
Cincin itu adalah milik yang paling berharga dari Nasreddin. Dia tidak akan memberi cincin itu pada siapapun.
"Saya begitu tersentuh mendengar itu, temanku." Nasreddin berkata, "Seperti kau, Saya sangat sulit dapat dipisahkan dari kau selama waktu yang panjang. Jadi, tolong kasihan pada saya. Biarkan cincin itu berada pada jariku. Kapanpun Saya melihat cincin itu selama perjalananmu, Saya akan selalu mengingat temanku yang telah mencoba memilikinya tapi Saya tidak mengijinkannya. Maka Saya akan selalu merasa dekat padamu, juga, meskipun kau jauh."
Kembali
"Nasreddin!" katanya. "Adalah sungguh sulit untuk dipisahkan darimu. Saya selalu gelisah karena hanya kau teman dekatku di dunia ini. Jadi, tolong berikan padaku cincinmu. Kapanpun Saya lihat cincinmu, ketika saya jauh., Saya akan selalu mengingat kau dan merasa dekat padamu."
Cincin itu adalah milik yang paling berharga dari Nasreddin. Dia tidak akan memberi cincin itu pada siapapun.
"Saya begitu tersentuh mendengar itu, temanku." Nasreddin berkata, "Seperti kau, Saya sangat sulit dapat dipisahkan dari kau selama waktu yang panjang. Jadi, tolong kasihan pada saya. Biarkan cincin itu berada pada jariku. Kapanpun Saya melihat cincin itu selama perjalananmu, Saya akan selalu mengingat temanku yang telah mencoba memilikinya tapi Saya tidak mengijinkannya. Maka Saya akan selalu merasa dekat padamu, juga, meskipun kau jauh."
Kembali