Mantelku Jatuh

Nasreddin, Pria Dengan Ribuan Ide

oleh: Sugeng Hariyanto

diterjemahkan oleh: Ferryanto

Mantelku Jatuh

Suatu malam Nasreddin pulang ke rumah sangat terlambat. Sedangkan istrinya sedang menunggunya dengan gelisah. Ketika ia datang istrinya menjadi marah.
Ia berkata, "Saya telah memasak untukmu semua siang tapi kau pulang ke rumah sangat terlambat. Sekarang makanan itu basi. Kita tidak dapat makan apapun."
Ia memukul dada suaminya beberapa kali karena ia sangat jengkel. Kemudian ia mendorongnya kebelakang. Sayangnya ia jatuh dan menggelinding ke bawah tangga. Itu membuat kegaduhan keras.
Pasangan itu bertengkar setelah itu. Tetangganya yang terdekat mendengar keributan dan datang ke rumah mereka. Dia mengetuk rumah itu dengan kuat.
"Ada apa dengan kalian. Ini sudah larut malam dan kalian tetap membuat keributan," kata tetangganya.
"Mantelku jatuh di sepanjang tangga," jawab Nasreddin.
"Hanya sebuah mantel dan kau berteriak seolah-olah kau terluka," kata tetangga itu.
Nasreddin menjawab dengan cepat, "Tentu saja, Saya berteriak dengan keras karena Saya berada dalam mantel itu."

Kembali