Menangkap Enam Keledai Yang Bisa Bicara

Abunawas Misi-Misi Mustahilnya

oleh: Sugeng Hariyanto

diterjemahkan oleh: Ferryanto

Menangkap Enam Keledai Yang Bisa Bicara

Suatu hari Raja Aaron memanggil Abunawas. Dia menunjuk Abunawas untuk melakukan suatu misi mustahil.
"Abu, Saya mau enam keledai yang bisa bicara dengan janggut. Saya beri kau seminggu. Jika kau tidak dapat memperoleh hewan-hewan itu, Saya akan menghukum kau."
Abunawas binggung. Dia pergi ke rumah. Dia tinggal ke rumah sepanjang hari memikirkan mengenai misi tersebut. Pada hari ketujuh dia pergi ke alun-alun kota dimana dia dapat bertemu banyak orang.
Sewaktu dia bertemu seorang dengan janggut, dia bertanya padanya, "Hai anak muda. Hari apa ini?"
Orang yang dapat menjawab pertanyaannya dengan benar akan diijinkan pergi, tapi bagi yang tidak dapat akan diminta untuk mengikutinya. Akhirnya, dia mendapatkan enam orang dengan jawaban-jawaban yang salah.
"Apa yang kau inginkan dari kami, Abu?" tanya seorang dari mereka.
Abunawas tidak menjawab pertanyaan itu, sebaliknya dia menanyakan pertanyaan lain. "Hari apa ini?"
Pria itu menjawab, "Kamis."
"Bodoh, Ini rabu," kata yang lain.
"Bukan, ini Senin!" kata yang lain.
"Oke! Kalian sekarang bingung. Besok kita akan pergi melihat raja. Dia akan mengatakan pada kita hari apa ini," kata Abunawas menenangkan mereka.
Abunawas lalu meminta mereka pergi ke rumahnya. Dia mengatakan pada mereka bahwa raja adalah seorang yang humoris. Dia suka bergurau. Jadi, dia meminta mereka untuk menjawab pertanyaan dengan bergurau.
Hari berikut, Abunawas dan enam pria pergi ke istana. Raja dan para menteri telah berada disana sesaat menunggu Abunawas. Ketika dia melihat Abunawas memasuki istana, dia bertanya, "Abu, sudahkah kau mendapat enam hewan yang berbicara?"
Abunawas berbisik pada mereka, "Lihat, betapa humoris raja!"
Raja mengulang pertanyaan.
"Ya, Yang Mulia. Ini mereka!"
"Abu, apa yang kau katakan?" Raja bertanya dengan nada terkejut.
"Ini mereka, Yang Mulia."
"Mereka hanyalah manusia, bukan hewan!"
"Tanyakan mereka mengenai hari," kata Abunawas.
Jadi raja menanyakan mereka nama hari satu per satu. Tak satupun menjawab dengan benar. Raja kagum batapa pria-pria ini begitu bodoh. Dia berkata, "Kalian bodoh seperti keledai!"
"Ya, Anda benar, Yang Mulia," kata Abunawas dengan cepat.
"Ya, ya, Anda benar, Yang Mulia," kata enam pria.
Setelah itu, raja menanyakan mereka lagi, "Abu, dimana enam keledai yang berbicara?"
"Yang Mulia, Anda baru berkata, mereka keledai. Tak satupun dari mereka dapat dengan benar menjawab pertanyaan sederhana Anda!" jawab Abunawas.

Kembali