Ini Untuk Yang Terdahulu

Nasreddin, Pria Dengan Ribuan Ide

oleh: Sugeng Hariyanto

diterjemahkan oleh: Ferryanto

Ini Untuk Yang Terdahulu

Suatu hari Nasreddin turun ke kota. Hari sangat panas. Dia mau mandi. Jadi, dia pergi ke kamar mandi umum.
Pada waktu itu dia megenakan pakaian butut. Pria yang bertugas di kamar mandi tidak begitu memperdulikannya sehingga pria itu hanya memberinya sepotong kecil sabun dan sebuah handuk kotor tua. Kemudian dia mandi di kamar mandi umum.
Setelah mandi, Nasreddin memberikan pria itu dua koin emas dengan gembira. Dia tidak menunjukkan kekecewaan di wajahnya untuk layanan yang jelek. Si penjaga sangat terkejut dan berpikir Nasreddin seharusnya memberikan telah memberikannya uang yang lebih banyak jika layanannya lebih baik.
Seminggu kemudian Nasreddin kembali ke kamar mandi umum yang sama. Dia mau mandi disana.Si penjaga menyambutnya dengan hangat dengan senyum manis. Dia diperlakukan seperti seorang raja. Dia diberi handuk terbaik dan sabun berbau harum. Penjaga itu juga memberikannya pijatan. Setelah mandi, Nasreddin memberi penjaga itu dua koin dengan nilai terendah.
Penjaga itu memandangnya dengan bingung.
Nasreddin berkata, "Uang itu untuk layanan yang dulu. Dan koin emas minggu lalu untuk layananmu yang sekarang."

Kembali