oleh: Sugeng Hariyanto
diterjemahkan oleh: Ferryanto
Belajar Musik
Nasreddin telah duduk di sudut sebuah perempatan jalan selama sehari penuh. Orang-orang melewati perempatan jalan ingin tahu mengenai apa yang dia kerjakan. Salah seorang dari mereka bertanya, "Nasreddin, mengapa kau duduk disini sepanjang hari?"
Dengan santai ia menjawab, "Suatu hari, akan ada sebuah kecelakaan disini. Jika ada kecelakaan, akan ada begitu banyak orang-orang disini hingga Saya tidak dapat melihat kecelakaan itu dan apa yang sedang terjadi. Sekarang, Saya disini menunggu kecelakaan sebelum orang-orang datang disini. Jadi, Saya akan dapat melihat kecelakaan itu."
Orang-orang menertawakannya.
"Kemana kalian pergi?" tanya Nasreddin.
Seorang dari mereka menjawab, "Kami akan pergi bermain musik. Ayo,mari kita bermain bersama."
Nasreddin menolak tawaran mereka karena dia tidak dapat bermain musik. Tapi dia malu mengakui bahwa ia tidak dapat bermain alat musik apapun. Dia pikir bahwa dia seharusnya mengambil kursus musik.
Jadi, hari berikut dia pergi ke guru musik terbaik di kota.
"Tuan, Saya mau belajar musik disini. Berapa banyak biayanya?" Nasreddin bertanya pada guru musik.
Guru itu berkata, "Murid-murid saya membayarku dua puluh ribu rupiah untuk bulan pertama dan lima belas ribu untuk bulan kedua dan sisanya."
Nasreddin berkata, "Baiklah. Saya akan mulai belajar musik disini dari bulan kedua."
Kembali
Dengan santai ia menjawab, "Suatu hari, akan ada sebuah kecelakaan disini. Jika ada kecelakaan, akan ada begitu banyak orang-orang disini hingga Saya tidak dapat melihat kecelakaan itu dan apa yang sedang terjadi. Sekarang, Saya disini menunggu kecelakaan sebelum orang-orang datang disini. Jadi, Saya akan dapat melihat kecelakaan itu."
Orang-orang menertawakannya.
"Kemana kalian pergi?" tanya Nasreddin.
Seorang dari mereka menjawab, "Kami akan pergi bermain musik. Ayo,mari kita bermain bersama."
Nasreddin menolak tawaran mereka karena dia tidak dapat bermain musik. Tapi dia malu mengakui bahwa ia tidak dapat bermain alat musik apapun. Dia pikir bahwa dia seharusnya mengambil kursus musik.
Jadi, hari berikut dia pergi ke guru musik terbaik di kota.
"Tuan, Saya mau belajar musik disini. Berapa banyak biayanya?" Nasreddin bertanya pada guru musik.
Guru itu berkata, "Murid-murid saya membayarku dua puluh ribu rupiah untuk bulan pertama dan lima belas ribu untuk bulan kedua dan sisanya."
Nasreddin berkata, "Baiklah. Saya akan mulai belajar musik disini dari bulan kedua."
Kembali