Perintah Bodoh

Nasreddin, Pria Dengan Ribuan Ide

oleh: Sugeng Hariyanto

diterjemahkan oleh: Ferryanto

Perintah Bodoh

Ketika Nasreddin masih seorang anak laki-laki muda, dia sangat nakal. Dia selalu tidak menuruti apa yang ayahnya minta dia kerjakan. Sangat sering, dia melakukan sesuatu yang berlawanan dengan perintah ayahnya. Oleh karena itu, jika ayahnya menyuruhnya untuk mengerjakan sesuatu, dia lebih suka memberikan perintah yang berlawanan daripada yang searah. Jika dia, sebagai contoh, menginginkan anaknya untuk masuk ke rumah, dia akan berkata, "Keluar, nak."
Suatu hari, ayah dan anak itu sedang berjalan pulang dari pasar. Mereka membawa seekor keledai bersama mereka. Mereka meletakkan beberapa karung tepung di punggungnya. Ada sungai sekitar 2 kilometer sebelum rumah mereka. Ketika mereka sedang menyeberang sungai, satu karung tepung melorot ke bawah dari punggung keledai.
Ayahnya beekata, "Nasreddin, karung melorot ke bawah. dorong ke bawah dengan kuat."
Ayah, tentunya, berharap agar Nasreddin akan mengangkat karung sebagai ganti mendorong karung itu. Tapi waktu itu Nasreddin bahkan mengerjakan perintah seperti yang ayahnya katakan. Dia mendorong karung sehingga dia menjatuhkannya ke dalam sungai. Segera karung itu menghilang ke dalam air.
Melihat itu, ayahnya menjadi marah. Dia berkata, Kau bodoh, Nasreddin!"
Nasreddin menjawab, "Maaf, Yah. Saya mematuhi perintahmu sekarang hanya untuk menunjukkan betapa bodohnya perintahmu."

Kembali