Menyelamatkan Bulan

Nasreddin, Pria Bodoh
Inggris : Sugeng Hariyato
Indonesia : Ferryanto

Menyelamatkan Bulan

Nasreddin sedang berjalan pulang sendirian. Hari mulai larut dan makin gelap. Nasreddin pikir ini waktunya umat muslim untuk sholat. Sehingga ia mencari air untuk mencuci muka. Sayangnya, ia hanya menemukan sebuah sumur dekat jalan.
Ia melihat ke dalam sumur apakah disana ada air. Dia sangat terkejut melihat bulan ada disana. Sebenarnya, itu adalah bayangan bulan. Nasreddin pikir bahwa bulan tersesat dalam sumur. Dan, oleh karena itu, ia berpikir itu sangat berbahaya karena malam akan benar-benar gelap.
"Saya harus menyelamatkan bulan," pikirnya, "Jika tidak, bulan akan tetap disana dan seluruh dunia akan menjadi gelap malam ini."
Lalu ia mencari sebuah tiang tapi ia tidak dapat menemukannya. Sebagai gantinya, ia hanya menemukan sebuah tali panjang. Dia memegang satu ujung tali dan menjatuhkan ujung lain ke dalam sumur.
"Pegang talinya erat-erat dan saya akan menarikmu ke atas," katanya.
Sayangnya, tali tersangkut dengan sebuah batu besar di bawah sumur. Jadi, Nasreddin harus bekerja keras menarik tali itu ke atas. Ia pikir bahwa ia menarik bulan. Dia hampir dapat menarik tali dengan batu. Ketika batu menuju dekat bibir sumur, batu itu jatuh ke sumur lagi. Karena Nasreddin hilang keseimbangan, Nasreddin jatuh ke arah belakang dengan tali di tangannya. Pada waktu itu ia melihat bulan sedang bersinar di langit.
Nasreddin tersenyum bahagia dan berkata, "Akhirnya saya dapat menyelamatkanmu. Sekarang seluruh dunia tidak akan menjadi gelap lagi."

Kembali